Rabu, 05 Januari 2022

Tali Sepatu


Suatu celah aku mengintip

Dirimu yg sedang kebingungan mencari dimana aku berada

Aku bersembunyi, menahan geligik tawa

Menutup sebagian muka dengan kedua telapak tangan

 

Mudah untukmu menemukan, sebaik apapun aku bersembunyi

Kamu peka dengan sesuatu yang kusebut “aku”

Iya.. pasti kamu heran mendengarnya bukan ?

Ini bukan bualan belaka, tapi memang benar bahwa kamu sangat peka perihal apapun

Yang berkaitan denganku

 

Dari kejauhan tanpa memberi pertanda,

matamu menerobos isi kepalaku

Seperti mengupas satu per satu isinya

Dan pasti selalu mendapat apapun yang kamu cari

 

Seringkali dibuat heran tanpa berkata-kata memahamimu

Caramu mengenaliku sangat halus dan terkesan berhati-hati

Ini memang tulisan seorang yang masih silau dengan cinta berbalasnya

Tentu saja yang akan dituliskan hanya bagian terindah dari sekian cerita

 

Hmm.. menuliskannya saja aku tersipu malu

Sempat beberapa saat pipiku meraih ronanya

Tentu tak bertahan lama karena akan aneh

Seorang sepertiku tersenyum sendiri ditengah malam tanpa angin tanpa hujan dan tanpa teman

 

Tau apa yang membuat ku masih melotot ketika kakimu selangkah berjalan menjauh ?

Adalah pengakuan setiap hari bahwa kamu menyayangiku

Bahwa kita adalah kenyataan

Dan juga kita adalah sebuah jiwa penuh dengan harapan baik dan luar biasa adanya

 

Sayang, pesanku hanya satu untukmu

Jaga dirimu baik-baik disana,

Kita akan memenangkan kompetisi ini

Denganmu.. matahari yang selalu menyengat menemani hari burukku

Denganmu…untuk melakukan catatan rundown acara kita berdua

 

Akan kupastikan tali sepatuku terikat dengan benar,

Agar kali ini tidak salah menginjak milikmu

Dan membuatnya sempoyongan menahan hidupmu

Akuu… menyayangi mu sampai nanti ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tercekat lidahku malam ini, satu pil ku teguk untuk menahan pelik di kepala Saat ini aku hanya sedang mengasihani diriku untuk tahun-tahun s...